Tampilkan postingan dengan label Football Manager. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Football Manager. Tampilkan semua postingan

09 Mei 2012

Apakah Saya Curang?

Saya penggemar berat game Football Manager, dan saya yakin saya tidak sendiri. Memainkan game yang tidak memiliki tujuan akhir rasanya sangat menyenangkan. Paling tidak itu yang saya rasakan ketika memainkan game ini dan juga The Sims. Di saat yang sama, tidak adanya tujuan akhir ini sekaligus juga bisa menurunkan motivasi sehingga tampak membosankan. Sejauh ini, saya belum pernah memainkan FM secara online, tapi saya punya cara sendiri untuk membuat permainan Football Manager ini tidak membosankan. Paling tidak, dengan cara ini saya terhindar dari keinginan untuk mengulang game ini dari awal. Rekor terlama saya dalam satu file simpanan Football Manager adalah memainkan sekitar 15 musim. Dari 2011/2012 sampai 2026/2027, di FM 2011 taun lalu, dengan rentang memainkan selama sekitar 6 bulan. Tidak fantastis memang, tapi juga tidak bisa dibilang sebentar. Sebagai gambarannya, saat itu Lionel Messi telah pensiun dan menjadi pelatih, dan Iker Muniain telah menjadi pemain paling senior di Barcelona saya.

Ketika memulai game, saya selalu memilih tim yang established. Sejauh ini favorit saya adalah, Barcelona. Tidak sulit memainkan tim ini, karena semua kelebihan sebuah tim sudah ada. Pemain bagus, uang banyak, fasilitas lengkap, dan staff oke. Saking gampangnya, ditinggal holiday selama setahunpun biasanya Barcelona masih meraih banyak juara. Manajer yang melatih Barcelona ini nantinya juga akan saya usahakan untuk sekaligus melatih timnas, prioritasnya adalah Spanyol. Saya juga kemudian menambah seorang manajer lagi, untuk kemudian melatih tim semenjana. Biasanya pilihan pertama saya adalah Arema. Oke, Arema memang terhitung tim besar di Liga Indonesia, tapi jika diambil skala dunia, maka Arema memiliki koefisien yang cukup kecil. Tujuan saya memanajeri Arema adalah untuk membawanya menjadi juara dunia antar klub. Tidak mudah memang, tapi tantangan ini menarik buat saya. Untuk mencapai tujuan itu, tentunya saya memerlukan skuad yang kuat. Saya harus mengumpulkan pemain-pemain terbaik Indonesia, dan merekrut pemain asing yang bagus dan bersedia bermain di Indonesia. Untuk mewujudkan ini saya perlu dukungan dana  yang sangat besar. Caranya? Dengan menyuntikkan dana dari Barcelona. Cara riilnya? Manajer Barcelona (yang saya jalankan) akan membeli pemain muda potensial dari Arema (yang juga saya mainkan) dengan harga yang sedikit di mark up. Untuk Barcelona, harga itu realtif kecil, tapi untuk Arema, uang yang dihasilkan cukup besar. Cukup untuk membeli beberapa pemain berstandar nasional. Jika pembelian mark-up ini dilakukan beberapa kali, maka dana untuk Arema menjadi sangat besar. Di saat yang sama, Barcelona tidak perlu sampai jatuh miskin. Harus dipastikan pula bahwa Barcelona tetap meraih prestasi secara konsisten.

02 Desember 2011

[FM] Lima Atribut Paling Penting Untuk Pemain

Rangkuman lima atribut paling penting dari tiap posisi di Football Manager adalah sbb :


Kiper :
reflexes, positioning, jumping, communication, command of area

Bek :
Cover : tackling, marking, anticipation, pace, acceleration
Stopper : tackling, heading, marking, aggression, bravery
Defend : marking, heading tackling, determination, composure
Ball player : tackling, marking, anticipation, passing, composure, decisions

Bek sayap :
Defend : marking, stamina, work rate, tackling, concentration
Suport : marking, stamina, work rate, tackling, crossing
Attack : marking, tackling, stamina, passing, crossing

Gelandang Bertahan :
Anchor Man : tackling, marking, strength, bravery, heading, jumping
Defensive Mid : tackling, marking, acceleration, pace, anticipation
Deep Lying Playmaker : passing, creativity, composure, tackling, first touch

Gelandang Tengah :
Defend : tackling, marking, strength, determination, bravery
Support : tackling, passing, stamina, work rate, team work
Attack : passing, creativity, dribbling, first touch, decisions
Ball Winning Mid : tackling, marking, strength, determination, bravery
Advanced Playmaker : creativity, passing, anticipation, dribbling, technique
Box to Box : stamina, tackling, passing, long shots, teamwork

Winger :
Support : crossing, dribbling, flair, off the ball, stamina
Attack : pace, flair, crossing, agility, decisions, dribbling
Inside Forward : passing, finishing, decisions, dribbling, pace, balance
Advanced Playmaker : passing, creativity, composure, tackling, first touch
Defensive Wingers : tackling, stamina, passing, crossing, pace

Gelandang serang :
Support : dribbling, flair, decisions, passing, long shots
Attack : pace, flair, agility, decisions, dribbling

Striker :
Poacher : finishing, composure, off the ball, acceleration, anticipation, pace, dribbling
Advanced forward : finishing, composure, flair, crossing, heading, off the ball, pace
Target Man : Strength, jumping, heading, bravery, finishing, composure, teamwork (long shots/stamina also quite important)
Deep Lying forward : balance, dribbling, passing, finishing, stamina, long shots, off the ball, creativity
Complete forward : strength, finishing, composure, off the ball, pace, dribbling, first touch, anticipation, heading
Trequarista : flair, finishing, technique, creativity, balance, passing, composure, first touch



sumber : http://www.kaskus.us/showpost.php?p=533372548&postcount=643

01 Desember 2011

[FM] Tipe-Tipe Goalkeeper

Penjaga gawang tidak memiliki banyak tipe. Hanya ada dua, dan tidak jauh berbeda, inilah dia :


1. Goalkeeper

Ini adalah tipe standar dari goalkeeper. Peran kiper ini adalah seperti kiper normal dengan tugas utamanya menjaga gawang dan mendistribusikan bola kepada rekan-rekannya untuk memulai serangan.

Atribut Kunci : (selayaknya kiper biasa), Reflexes, Handling, Aerial Ability, Rushing Out, One on one, dll.


2. Sweeper Keeper

Untuk lebih mendaya gunakan kiper dalam tim yang biasanya cenderung menyerang, kiper dengan peran ini mempunyai tugas lebih. Kiper yang berperan sebagai sweeper keeper akan mencoba keluar dari sarangnya dan menyapu (sweep) bola yang lolos dari garis pertahanan bek yang ada didepannya. Ini akan sangat berguna jika tim menerapkan Defensive Line (garis pertahanan) yang tinggi, sweeper keeper akan lebih berani keluar dari area-nya mengejar bola dan langsung mengumpannya kembali ke depan secepat mungkin untuk terus menjaga momentum serangan tim. Sweeper keeper tidak boleh lamban bergerak, jika tidak maka ia akan mudah dilewati atau dibuat mati langkah dengan bola lambung oleh penyerang lawan.

Atribut Kunci : Semua atribut penting kiper biasa dengan catatan 'Rushing Out' dan 'One on One' harus tinggi, Speed & Acceleration, Kicking, Anticipation


sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-goalkeeper

29 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Sweeper

Penggunaan posisi sweeper makin jarang ditemui di era sepakbola modern. Berikut adalah tipe-tipenya :


1. Sweeper


Kata ini kembali dipakai untuk membedakannya dengan sweeper menyerang yang lebih cocok dengan nama Libero. Sweeper adalah stopper pertahanan. Biasanya sweeper menjadi bagian dari pertahanan lima bek dan ia berdiri di belakang Centre Back untuk 'membersihkan' semua bola yang lolos dari pertahanan timnya. Biasanya Sweeper adalah pemain yang jauh lebih sering bergerak dibandingkan Centre Back, ia harus bergerak terus untuk menutupi lubang pertahanannya. Tetapi Sweeper tidak harus mempunyai skill teknik yang baik karena tugas utamanya hanya mengawasi, mencium adanya bahaya dan mengusirnya. 

Atribut Kunci : Semua atribut Centre Back biasa tetapi tidak harus terlalu kuat dan tinggi, Anticipation, Positioning, Speed & Acceleration (diatas rata-rata Centre Back)


2. Libero


Libero adalah 'Ball Playing Sweeper' dalam artian ia adalah sweeper yang menyerang. Saat tim dalam modus bertahan, ia akan berdiri dibelakang Centre Back selayaknya Sweeper biasa. Namun saat ia menguasai bola, ia akan melihat dahulu posisi rekan-rekannya dan mencoba mengumpankan bola kepada rekan gelandangnya yang berada di depan. Oleh sebab itu seorang Libero membutuhkan skill teknik yang lebih baik daripada seorang sweeper normal, selain itu seiring dengan karakternya yang menyerang maka tim juga membutuhkan rekan Centre Back yang dapat menutupi celah yang ditinggalkannya saat ia mungkin masih terperangkap jauh di depan pertahanannya.

Atribut Kunci : Semua atribut Centre Back biasa tetapi tidak harus terlalu kuat dan tinggi, Speed & Acceleration, Technique, Anticipation, Passing, Positioning



sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-sweeper

27 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Defender Center

Meskipun tergolong posisi klasik, ternyata peran Bek Tengah memiliki juga beberapa tipe, sebagai berikut :


1. Central Defender

Central Defender adalah centre back yang 'normal'. Mereka didisain untuk menjadi garis pertahanan terakhir (kecuali anda menerapkan seorang Sweeper), dan biasanya dimainkan bersama seorang centre back lain. Mayoritas centre back di seluruh dunia memainkan peran ini, walaupun demikian penerapan tugas 'Stopper' ataupun 'Cover' akan berefek pada positioning dan seberapa agresif mereka.

Atribut Kunci : Marking, Tackling, Jumping, Anticipation, Decisions, Strength, Consentration


2. Ball-Playing Defender


Ball-Playing Defender (BPD) agak berbeda dibanding Centre Back biasa. BPD diberikan ijin untuk lebih ekspresif dengan membawa bola keluar dari garis pertahanan dan memberikan bola kepada rekan gelandangnya untuk memulai serangan. Sekilas hampir sama dengan Libero, tetapi BPD lebih dibatasi kebebasannya karena tugas bertahannya tetap lebih penting.

Atribut Kunci : Semua atribut kunci Central Defender, Pace, Acceleration, Passing, Creativity, Technique


3. Limited Defender


Jika anda mempunyai centre back yang tinggi besar, sangat kuat dan sangat agresif tetapi mempunyai kelemahan sangat mencolok di sisi teknik maka anda mungkin bisa menerapkan seorang Limited Defender kepadanya. Dengan keunggulan fisiknya Limited Defender didisain untuk memenangkan duel dan mengamankan bola. Oleh karena itu juga ia tidak perlu memikirkan bola yang diusirnya tersebut harus tepat dikirimkan kepada rekannya untuk memulai serangan balik karena yang penting adalah bola telah dibuangnya ke tempat yang lebih aman.

Atribut Kunci : Strength, Jumping, Tackling, Marking, Anticipation, Consentration, Decisions (minimal diatas rata-rata)



sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-defence-centre

25 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Defender Right & Left

Di FM, bek sayap terdiri atas dua peran sebagai berikut :


1. Full Back


Pergerakan ke depan (Forward Run) dan dribling Full Back selalu dibatasi. Mereka cenderung untuk mengumpankan bola kembali kepada rekannya yang lebih kreatif di tengah atau di depan. Mereka mungkin maju sesekali untuk mensupport gelandang sayap saat tim sudah menekan lawan sampai dua pertiga lapangan, tetapi selebihnya mereka hanya akan tetap di belakang untuk menjaga serangan balik lawan dari sayap. Full Back mempunyai Strength dan Tackling yang lebih baik dari Wing Back, juga lebih cepat dan gesit dari Centre Back.
Dewasa ini dalam sepakbola modern, seiring dengan mulai tidak dipakainya gelandang sayap murni, peran Wing Back yang lebih menyerang otomatis lebih disukai. Tetapi ini tidak berarti bahwa posisi ini mulai ditinggalkan orang karena tetap penting untuk mempunyai pertahanan yang solid untuk menghadapi lawan yang mempunyai ancaman serangan sayap mematikan.

Atribut Kunci : Strength, Tackling, Speed & Acceleration (rata-rata diatas Centre Back)


2. Wing Back


Wing Back kini semakin bertambah penting dalam sepakbola modern - khususnya dengan mulai ditinggalkannya posisi sayap murni, maka tugas Wing Back-lah sekarang untuk memberikan pilihan serangan dari sayap. Pemain bek kiri/kanan dewasa ini biasanya terkenal mempunyai kecepatan dan crossingnya, mereka bahkan tak akan canggung untuk dimainkan di posisi gelandang kiri/kanan sekalipun. Tetapi bagaimanapun Wing Back adalah tetap bagian dari pertahanan, mereka harus mempunyai insting bertahan yang baik dan kedisiplinan untuk kembali ke posisi awalnya. Karena itu pula maka Wing Back harus mempunyai stamina dan fitness yang prima, kecepatan, visi, passing dan crossing yang baik.

Atribut Kunci : Stamina, Speed & Acceleration, Crossing, Passing (secukupnya), Creativity (secukupnya)



sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-defense-left-right

23 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Defensive Midfield Center

Gelandang Bertahan diharapkan mampu merusak irama permainan lawan, dan menjadi titik awal perpindahan possession. Inilah beberapa tipe gelandang bertahan atau Defensive Midfield Center (DMC) :


1. Defensive Midfielder


Defensive Midfielder sebetulnya adalah gelandan tengah normal (MC) tetapi diposisikan lebih di belakang lini tengah. Peran utamanya adalah  memberikan lapisan ekstra (cover) dan ia juga cenderung akan me-marking pemain lawan yang berada di posisi AMC. Dalam keadaan menyerang ia akan lebih banyak mengumpan bola kembali ke rekannya yang lebih kreatif di sekitarnya dan tidak akan menusuk terlau jauh ke depan meninggalkan posisi awalnya. Hampir semua Defensive Midfielder yang ada  selalu diberikan spesialisasi Deep-Lying Playmaker atau Anchor Man karena sulit untuk menemukan Defensive Midfielder yang bisa memainkan kedua peran dengan kemampuan seimbang.

Atribut Kunci : Marking, Tackling, Positioning, Strength, Stamina, Decisions, Teamwork, Bravery, Determination, Work Rate, Passing, Technique


2. Deep-Lying Playmaker


Deep-Lying Playmaker (DLP) membutuhkan pemain yang mempunyai kreativitas dan passing sangat tinggi. DLP adalah kunci serangan tim yang menerapkannya. Dengan berposisi lebih di belakang, ia lebih leluasa melihat sekelilingnya dan memberikan umpan-umpan manis dan berkualitas kepada gelandang menyerang atau penyerang rekannya. Biasanya dalam setiap taktik yang menerapkan seorang DLP, akan selalu ditaruh seorang DMC lain yang berperan sebagai pemain jangkar (Anchor) walau tidaklah harus selalu demikan. Kombinasi yang terkenal adalah seperti Pirlo-Gattuso di AC Milan atau Vieira-Makelele di final Piala Dunia 2006. Ini mungkin dikarenakan peran utama DLP untuk menjadi pemain yang kreatif akan lebih baik lagi jika dibantu seorang rekan gelandang lain yang berkarakter bertahan.

Atribut Kunci : Creativity, Passing, First Touch, Decisions, Tackling, Positioning, Strength, Stamina, Marking


3. Anchor Man


Ini adalah spesialisasi lain dari DMC. Anchor Man biasanya adalah pemain yang bertubuh besar, kuat, mempunyai atribut centre back yang bagus (marking, tackling, positioning). Ia menjadikan dirinya sebagai lapisan pertama pertahanan tim dan menghadang gelandang menyerang lawan. Anchor man adalah versi yang lebih tradisional dibandingkan DMC,  kadang terkenal pula dengan istilah 'holding midfielder
 atau 'Makelele position'.

Atribut Kunci : Strength, Stamina, Positioning, Tackling, Marking, Decisions, Bravery, Concentration


sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-defensive-midfield-centre

21 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Midfielder Right & Left

Meskipun posisi Midfielder Right & Left ini sudah makin jarang digunakan, namun peran ini adalah salah satu peran yang sangat penting dalam formasi klasik, 4-4-2. Berikut tipe-tipe yang bisa dipilih dalam posisi sayap :


1. Winger

Dalam sepakbola klasik winger selalu bermain di posisi penyerang (penyerang kiri/kanan), tetapi saat ini hampir semua winger bermain di posisi Midfield (ML/R) atau Attacking Midfield (AML/R). Winger biasanya mempunyai kecepatan diatas rata-rata, mempunyai dribling yang bagus dan  selalu mencari peluang untuk melakukan crossing. Walau biasanya lemah dalam skil mental (creativity, positioning, flair, anticipation dll.), tetapi seorang Winger mungkin tidak terlalu membutuhkan itu selama mereka mempunyai kecepatan dan dribling yang mematikan. Dan untuk Winger yang mempunyai intelegensi sepakbola yang baik (skil mental) bisa saja mencetak cukup banyak gol dalam satu musim.

Atribut Kunci : Speed, Acceleration, Dribbling, Technique, Crossing


2. Defensive Winger

Defensive Winger adalah salah satu hasil evolusi taktik sepakbola modern. Terkadang mungkin perlu untuk mengcover sayap dengan pemain yang lebih dari sekedar seorang full back. Atau mungkin tim bermain tanpa full back sama sekali (misal: formasi 3-5-2, 3-4-3 dll.) sehingga perlu support dari lebar lapangan. Untuk itulah lahir role Defensive Winger.
Pada kenyataannya Defensive Winger bermain nyaris seperti seorang full back tetapi diposisikan jauh lebih di depan. Pemain dengan role ini mungkin akan jarang menjadi Man Of The Match, tetapi mereka adalah unsur penting dalam menghadapi pertandingan sulit melawan tim yang yang mempunyai serangan mematikan dari sayap. Biasanya efektif dalam tim yang menerapkan Defensive Line dan Pressing yang tinggi, Defensive Winger akan berusaha merebut bola dan mempertahankannya bagi rekannya yang lebih kreatif. Jika diberikan ijin untuk bergerak lebih menyerang maka ia tetap dapat membuat masalah bagi lawan. Pertama ia tetap akan berusaha merebut bola dan baru setelah itu ia akan mencoba berkonsentrasi untuk menyerang lawan.

Atribut Kunci : Crossing, Team Work, Work Rate, Passing, Tackling, Stamina, Strength, Agression, Decisions


3. Wide Midfielder

Wide midfielder adalah role yang berada di tengah-tengah antara Winger dan Defensive Winger. Tidak secepat seorang Winger dan tidak terlalu bertahan seperti seorang Defensive Winger, Wide Midfielder juga tidak akan menusuk dan menyayat tajam seperti Winger atau melakukan tackle-tackle penting pada bek sayap lawan seperti seorang Defensive Winger. Namun dengan bermodalkan passing dan crossing yang sangat baik, mereka bisa menekan dengan umpan-umpan yang menusuk pertahanan sayap musuh atau langsung kepada rekan penyerang dan menciptakan peluang gol. Saat tim sedang bertahan, Work rate dan skil mental yang baik dari Wide Midfielder akan berguna dalam melakukan tugas defensif.

Atribut Kunci : Crossing (istimewa), Passing (istimewa), Work Rate, Positioning, Team Work, Creativity, Decisions


sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-midfield-left-right

19 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Midfielder Center

Sekarang giliran gelandang tengah alias Midfielder Center. Lini ini sangat krusial karena menjadi penghubung semua sisi, depan-belakang, kanan-kiri. Berikut adalah tipe-tipe nya :


1. Central Midfielder

Central Midfielder adalah gelandang tengah standar yang mencoba melakukan segalanya tetapi tidak dengan intensitas melebihi normal. Dengan tugas 'Defend' ia akan diam di posisinya dan berlaku sebagai cover di lini tengah. Dengan tugas 'Attack' ia akan bergerak menusuk ke depan dan membantu serangan. Role Central Midfield tidak terlalu mementingkan pemain yang mempunyai talenta istimewa, tetapi lebih kepada pemain yang mempunyai atribut merata dan bisa melakukan semua tugas dengan baik. Seorang Central Midfielder mungkin tidak punya stamina luar biasa untuk berlari box-to-box, kreativitas seorang playmaker atau ketangguhan seorang ball-winning midfielder: tetapi jika dibutuhkan, ia mungkin bisa melakukan semuanya dengan cukup baik selama waktu yang singkat.


2. Deep-Lying Playmaker

Sama seperti DLP yang menempati posisi DMC, ia akan mundur sedikit ke belakang untuk 'mencari' bola dan ruang, sebelum mencoba mengirim umpan-umpan manis nan mematikan ke daerah lawan. Namun dengan posisi MC yang berada lebih di tengah, yang biasanya merupakan zona sibuk dan padat, maka seorang DLP membutuhkan strength yang lebih tangguh agar dapat turun sedikit mencari ruang kosong sambil ditempel ketat lawan.


3. Ball Winning Midfielder

Ball-Winning Midfielder (BWM) adalah Anchor Man yang berada di posisi MC. Dengan posisi MC yang lebih depan dibanding Anchor Man (DMC), maka butuh skill teknik yang cukup bagi seorang BWM. Lebih merata secara skil dibandingkan Anchor Man, BWM tetap harus tangguh, dapat melakukan tackling, pintar mengambil posisi untuk dirinya, serta ia juga diharapkan dapat melakukan passing yang cukup baik untuk menjaga aliran bola saat timnya menyerang. BWM sangat berguna dalam taktik menyerang ataupun taktik pressing dengan defensive line yang tinggi, saat tim sangat butuh memenangkan duel di daerah lawan dengan cepat.


4. Box-To-Box Midfielder
Tipe gelandang box-to-box sebetulnya sudah merupakan role yang semakin ditinggalkan sepakbola modern. Karena taktik sepakbola modern yang terinci dan mendetail menyulitkan penempatan seorang gelandang box-to-box yang dinamis tanpa henti didalamnya. Box-to-box Midfielder mempunyai stamina yang luar biasa, ia juga dapat memenangkan duel dan berperan layaknya Ball-winning Midfielder, mengacaukan lawan dengan tiba di kotak penalti untuk mencetak gol penting. Skil teknik dan kejeniusan BBM biasanya bukanlah yang utama dan terbaik di dunia, tetapi kerja keras mereka yang luar biasa bukan hanya menjadi 'perisai' tangguh bagi pertahanan tetapi juga dapat menjadi alternatif serangan yang baik. Untuk itulah dalam FM 2010 ini (maap ga update), BBM hanya diberikan satu duty (tugas) yaitu Support, karena secara natural BBM memang role support sejati, terus membantu baik pertahanan maupun penyerangan.


5. Advanced Playmaker

Advanced Playmaker yang berada di posisi MC adalah gelandang playmaker klasik yang mengancam pertahanan lawan menggunakan kreativitasnya dalam menerima dan 'menggunakan' bola demi kepentingan serangan tim. Biasanya Advanced Playmaker membutuhkan seorang gelandang bertahan sebagai partner untuk melapisnya saat ia kehilangan bola karena ia tidak turun terlalu dalam. Ruang adalah kebutuhan utamanya agar ia bisa mengeluarkan 'daya magis'nya. Sedangkan atribut penting dan terutama bagi seorang Advanced Playmaker adalah atribut mental dan teknik. Atribut fisik seperti strength tidaklah terlalu penting baginya, tetapi kecepatan bagi seorang Advanced Playmaker dengan duty Attack akan cukup membantunya saat ia maju berlari ke arah ruang kosong.


17 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Attacking Midfielder/Forward Right/Left

Tipe-Tipe Pemain Depan dan AMC sudah dibahas, kita lanjutkan ke penjabaran gelandang serang juga, tapi yang bergerak di sayap, atau AM/F R/L. Contoh pemain-pemain yang cocok di posisi ini adalah : Thierry Henry, Cristiano Ronaldo, dan Ryan Giggs. Berikut adalah jenis-jenis nya :


1. Winger

Selayaknya pemain di posisi ML/R, Winger adalah pemain yang selalu melihat peluang untuk bisa berlari dengan bola ke depan. Namun kini dengan posisi AM L/R atau F L/R, skil untuk bertahan berkurang kepentingannya disini. Sekarang lebih penting bagaimana bergerak tanpa bola serta dapat mengantisipasinya dengan baik, dan jika dibutuhkan, mereka bisa menusuk ke dalam kotak penalti untuk menyongsong umpan crossing atau bisa juga berlari melewati pertahanan lawan dan mencetak gol.

Atribut Kunci : Speed, Acceleration, Dribbling, Crossing, Technique, Off The Ball, Anticipation


2. Inside Forward

Alex Ferguson pernah mengatakan bahwa pemain yang menusuk dari lebar lapangan ke tengah lapangan akan jauh lebih berbahaya daripada pemain yang berasal dari tengah dan melebar untuk mencari ruang. Mau buktinya ? Lihat saja Cristiano Ronaldo yang dapat mencetak 42 gol bagi Manchester United pada musim 07/08. Role ini semakin bertambah populer setelah Lionel Messi, Thierry Henry dan Franck Ribery juga terbukti sukses sebagai sayap yang menusuk ke tengah. Inside Forward membutuhkan kecepatan dan skil teknik seperti seorang Winger, ketenangan dan ketajaman seorang striker serta kreativitas yang tinggi. Ketika semua skil ini dapat terpenuhi, maka anda bisa mempunyai seorang Inside Forward yang berbahaya. Apa yang membuat Cristiano Ronaldo menjadi pemain hebat adalah bahwa ia bisa bermain tidak hanya di role ini tetapi juga role Winger klasik karena crossing-nya yang sangat baik. Di dalam Football Manager, seorang Inside Forward dapat membuka pertahanan lawan, tetapi jika kedua sayap bertipe sama maka akan dapat menyebabkan berkurangnya pemanfaatan lebar lapangan. Untuk mengakalinya, dapat digunakan Full Back / Wing Back sebagai bek serang dari sayap seperti yang dilakukan Josep Guardiola di timnya Barcelona.

Atribut Kunci : Speed, Acceleration, Dribbling, Technique, Composure, Creativity, Off The Ball


3. Advanced Playmaker

Versi Advanced Playmaker yang berposisi di sayap ini sebetulnya hampir sama dengan versi MC-nya. Namun, dengan berposisi di sayap menyebabkan pemain membutuhkan kecepatan dan dribbling yang lebih. Dari lebar lapangan, tim akan mencoba mensuplai bola kepada Advanced Playmaker dan ia akan mencoba menggunakan skilnya untuk menciptakan crossing yang akurat. Jika dibutuhkan, ia akan melewati lawannya dahulu sebelum melepaskan umpan tarik, atau ia cukup mengumpan kepada rekannya yang berada di tengah dengan cepat (one-two), atau ia juga bisa mencoba merancang serangan. Role ini bisa dibilang paduan antara Inside Forward dan Winger, dan biasanya diberikan kepada pemain luar biasa kreatif yang dapat bermain di sayap serta bisa menyulitkan full back sekaligus centre back lawan.

Atribut Kunci : Creativity, Passing, Dribbling, Crossing, Speed, Acceleration


4. Defensive Winger

Sangat mirip dengan versi ML/R nya, sang Defensive Winger akan berusaha membuat full back lawan selalu dalam tekanan. Akan tetapi dengan posisinya yang berada lebih di depan menyebabkan ia perlu dilengkapi dengan skil teknik, crossing, dribbling dan kreativitas yang lebih tinggi. Peran utamanya adalah tetap menyulitkan pergerakan full back lawan, namun jika ia mendapatkan ruang bebas maka ia baru menggunakannya sebaik mungkin demi serangan.
Sebetulnya role Defensive Winger adalah merupakan evolusi taktik modern yang sulit, tanpa ada pemain yang memerankan role ini secara terus menerus sepanjang musim. Role ini dianggap hanya sebagai role sementara saja dan biasanya dipakai hanya jika tim membutuhkan cover ekstra di sayap. Pengalaman saya sendiri dengan role ini adalah cukup sukses diterapkan saat melawan tim yang mempunyai gelandang dan bek sayap berbahaya. Dengan pemain yang tepat, maka tim yang menggantungkan serangan mereka dari sayap setidaknya dapat kita redam.

Atribut Kunci : Team Work, Work Rate, Stamina, Crossing, Strength, Agression, Decisions, Technique (sedang), Dribbling  (sedang), Creativity  (sedang)


sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-attacking-midfieldforward-leftright

16 November 2011

[FM2012] (Mungkin) Wonderkids



Berikut adalah beberapa nama yang berusia muda dan bisa diandalkan di FM 2012. Tidak semua pemain nantinya akan menjadi pemain yang sangat hebat kelas dunia, karena pemain-pemain ini juga referensi yang bisa dibeli ketika memainkan tim yang tidak besar. Semoga Bermanfaat.

Goalkeepers
Koval, Maksym (18) - Dinamo Kyiv [UKR]
Courtois, Thibaut (19) - Chelsea [BEL]
Matthews, Liam (16) - Cardiff [WAL]
De Gea, David (20) - Man Utd [ESP]
Renan (20) - Corinthians [BRA]
Boucher, Zacharie (19) - Havre [FRA]
Aréola, Alphonse (18) - PSG [FRA]
Grimes, Eric (16) - Leeds [IRL]
Delac, Matej (19) - Chelsea [CRO]

Defenders
Jones, Phil (19) - Man Utd [ENG]
Gimpel, Monty (17) - Leeds [GER]
Hugo Mallo (20) - Celta [ESP]
Robinson, Jack (17) - Liverpool [ENG]
Wilson, Danny (19) - Liverpool [SCO]
Clyne, Nathaniel (20) - Crystal Palace [ENG]
Sorensen, Frederik (19) - Juventus [DEN]
Varane, Raphaël (18) - R. Madrid [FRA]
Matthews, Adam (19) - Celtic [WAL]
Miquel, Ignasi (18) - Arsenal [ESP]
Papadopoulos, Kyriakos (19) - Schalke [GRE]
Caulker, Steven (19) - Tottenham [ENG]
Dyrestam, Mikael (19) - IFK Goteborg [SWE]
Nuno Reis (20) - Sporting [POR]
Vrsaljko, Sime (19) - Dinamo Zagreb [CRO]
Bell, Stefan (20) - Frankfurt [GER]
Coates, Sebastian (20) - Nacional [URU]
Boilesen, Nicolai (18) - Ajax [DEN]
O'Brien, Mark (18) - Derby [IRL]
Lascelles, Jamaal (17) - Nottingham Forest [ENG]
Dunk, Lewis (19) - Brighton [ENG]
Holden, Darren (17) - Hartepool [ENG]
Flanagan, John (18) - Liverpool [ENG]
Chalobah, Nathaniel (16) - Chelsea [SLE]
Musacchio, Mateo (20) - Villareal [ARG]

Midfielders
Sterling, Raheem (16) - Liverpool [ENG]
Casemiro (19) - Sao Paulo [BRA]
Kebbie, Elliott (16) - Barcelona [ENG]
Draxler, Julian (17) - Schalke [GER]
Pogba, Paul (18) - Man Utd [FRA]
Borysiuk, Ariel (20) - Legia [POL]
Morrison, Ravel (18) - Man Utd [ENG]
Lanzini, Manuel (18) - River [ARG]
Mats Møller Dæhlie (16) - Man Utd [NOR]
Alaba, David (19) - Bayern Munich [AUT]
Eriksen, Christian (19) - Ajax [DEN]
Fetfatzidis, Ioannis (20) - Olympiakos [GRE]
Yaisien, Abdallah (17) - PSG [FRA]
Uysal, Necip (20) - Besiktas [TUR]
Ignjovski, Aleksandar (20) - Werder [SRB]
Barkley, Ross (17) - Everton [ENG]
Thiago Alcântara (20) - Barcelona [ESP]
De Bruyne, Kevin (20) - Genk [BEL]
Caskey, Jake (17) - Brighton [ENG]
Wijnaldum, Georginio (20) - PSV [NED]
Miyaichi, Ryo (18) - Arsenal [JPN]
Suarez, Denis (16) - Man City [ESP]
Lamela, Erik (19) - Roma [ARG]
Kovacic, Mateo (17) - Dinamo Zagreb [CRO]
Stewart, Cameron (20) - Man Utd [ENG]
Hazard, Eden (20) - Lille [BEL]
Shaqiri, Xherdan (19) - Basel [SWI]
Jacobs, Michael (19) - Northampton [ENG]
Pekalski, Ivo (20) - Malmo FF [SWE]
Babunski, David (17) - Barcelona [MKD]
Demirci, Muhammed (16) - Besiktas [TUR]
Avramovski, Daniel (16) - FK Rabotnicki [MKD]
Danilo Pereira (19) - Parma [POR]
Isco (19) - Malaga [ESP]
Götze, Mario (19) - Dortmund ]GER]
Jano Ananidze (18) - Spartak Moscow [GEO]
Muniain, Iker (18) - Athletic [ESP]
Usami, Takashi (19) - Gamba Osaka [JPN]
Zambrano, Josmar (18) - Tenerife [VEN]
Henriksen, Markus (19) - Rosenborg [NOR]
Rodríguez, James (20) - Porto [COL]
Oxlade-Chamberlain, Alex (17) - Arsenal [ENG]
Douglas Costa (20) - Shakhtar [BRA]
Najar, Andy (18) - DC United [HON]
Kadrii, Bashkim (20) - OB [DEN]
Griezmann, Antoine (20) - R. Sociedad [FRA]
Prikryl, Tomáš (19) - Sigma Olomouc [CZE]
Kenia, Levan (20) - Schalke [GEO]
Skrabb, Simon (16) - Jaro [FIN]
Redmond, Nathan (17) - Birmingham [ENG]
Carrillo, André (20) - Sporting [PER]
Luongo, Massimo (18) - Tottenham [AUS]
Kelvin (18) - Porto [BRA]
Oliveira, Sérgio (19) - Porto [POR]
Zidane, Enzo (16) - R. Madrid [FRA]
Ralls, Joe (17) - Cardiff [WAL]
Fleck, John (19) - Rangers [SCO]
Milanov, Georgi (19) - Litex [BUL]
Ayoub, Yassine (17) - Utrecht [NED]
McEachran, Josh (18) - Chelsea [ENG]
Maniani, Oktovianus (20) - Sriwijaya FC [IDN]
Guilavogui, Josuha (20) - AS Saint-Ettiene [FRA]

Attackers
Mcintosh, Leighton (18) - Dundee [SCO]
Torres, Erick (18) - Chivas [MEX]
King, Joshua (19) - Man Utd [NOR]
Mlapa, Peniel (20) - Hoffenheim [GER]
Alcácer, Paco (17) - Valencia [ESP]
Luis Muriel (20) - Udinese [COL]
Abeid, Mehdi (18) - Newcastle [FRA]
Guidetti, John (19) - Twente [SWE]
Sanogo, Yaya (18) - Auxerre [FRA]
Coulibaly, Souleymane (16) - Tottenham [CIV]
Araujo, Sergio (19) - Boca [ARG]
Lukaku, Romelu (18) - Chelsea [BEL]
Tosun, Cenk (20) - Gazientepspor [TUR]
Iturbe, Juan Manuel (18) - Porto [ARG]
Trajkovski, Aleksandar (18) - Zulte Waregem [MKD]
Yesil, Samed (17) - Leverkusen [GER]
Ben Khalifa, Nassim (19) - Wolfsburg [SWI]
Rubio, Diego (18) - Sporting [CHI]
Babunski, Dorian (17) - R. Madrid [MKD]
Bijev, Villyan (18) - Liverpool [USA]
Boakye, Richmond (18) - Genoa [GHA]
Mwanga, Danny (20) - Philadelphia Union [CGO]
Neymar (19) - Santos [BRA]
Šitum, Mario (19) - Dinamo Zagreb [CRO]
Zohore, Kenneth (17) - Copenhagen [DEN]
Yakovlev, Pavel (20) - Spartak Moscow [RUS]
Oliveira, Nélson (20) - Benfica [POR]
Serderov, Serder (17) - CSKA Moscow [RUS]
Garcia, Santiago (20) - Atletico Paranaense [URU]
Rodrigo Moreno (20) - Benfica [ESP]
Wickham, Connor (18) - Sunderland [ENG]
Nastasie, Ionut (19) - Steaua [ROM]
Niang, M'Baye (16) - Caen [FRA]
Vukusic, Ante (19) - Hajduk [CRO]
Zaha, Wilfried (18) - Crystal Palace [ENG]
Balotelli, Mario (20) - Man City [ITA]
Babacar, Khouma (18) - Fiorentina [SEN]
Kane, Harry (18) - Tottenham [ENG]
Džoni, Ivan Jakov (17) - Hajduk [CRO]
João Reis (19) - Louletano [POR]
Ibe, Jordan (15) - Wycombe [ENG]
Moses, Victor (20) - Wigan [ENG]
Bojan (20) - Roma [ESP]
Vermansyah, Andik (19) - Persebaya 1927 [IDN]
Bueno, Marco (17) - Liverpool [MEX]
Jennings, Dale (18) - Bayern Munich [ENG]
Castaignos, Luc (18) - Inter [NED]



Dirangkum dari berbagai sumber.

15 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Attacking Midfielder Center

Setelah mengupas Tipe-Tipe Pemain Depan, sekarang kita bahas tipe-tipe gelandang serang tengah alias Attacking Midfielder Center (AMC), sebagai berikut :


1. Attacking Midfielder

Attacking Midfielder standar ini diminta untuk selalu mencari ruang bagi dirinya dan mensupport serangan. Ia bisa saja menyeruak masuk ke dalam kotak penalti untuk mencetak gol tetapi ia juga bisa diam di ruang kosong strategis untuk menerima umpan dan mengirimkannya lagi ke rekannya yang lain. Seperti halnya Central Midfielder, Attacking Midfielder biasanya tidak mempunyai talenta yang terlalu menonjol dalam atributnya, tetapi ia adalah pemain AMC yang solid dan serba bisa. Dan seperti keterangan di dalam game, dengan tugas Attacking ia akan selalu melihat peluang untuk bisa masuk ke dalam kotak penalti dan mencetak gol dan jika diberi tugas Support maka ia akan mundur sedikit ke belakang menjemput bola atau melakukan tendangan jarak jauh ketika ada peluang untuk itu.

Atribut Kunci : First Touch, Technique, Creativity, Flair, Decisions


2. Advanced Playmaker

Sangat mirip dengan versi MC dari Advanced Playmaker, kecuali kemampuan untuk bertahan kini semakin sedikit diperlukan. Selain itu versi AMC ini juga akan lebih banyak diam di ruang kosong strategis untuk menerima bola dan mengumpankannya lagi ke siapapun rekannya yang mempunyai posisi terbaik. Posisi AMC adalah merupakan posisi favorit bagi Advanced Playmaker klasik. Ini adalah role dimana Zinedine Zidane bermain sangat mengagumkan pada akhir 90-an dan awal dekade 2000-an. Selain Zidane, pemain hebat lainnya  adalah Juan Roman Riquelme dan Didi, sedangkan contoh untuk dewasa ini: Kaka dan Luca Modric. Karena Advanced Playmaker yang selalu bergerak mencari ruang kosong kadang bahkan sampai jauh meninggalkan pos aslinya, maka jelas ia membutuhkan gelandang lain untuk mensupportnya agar formasi tim tetap kompak atau bisa juga demi kepentingan mempertahankan possesion.

Atribut Kunci : Passing, Technique, Creativity, Flair, Long Shots, Strength, First Touch, Anticipation, Off the Ball, Decisions, Dribbling, Teamwork



3. Trequarista


Trequartista adalah "penyerang 3/4 lapangan" atau "three-quarter forward"; adalah versi menyerang dari Deep-Lying Playmaker. Yang membedakannya dari Advanced Playmaker adalah ia sebetulnya lebih lekat sebagai seorang penyerang dan bukan seorang gelandang. Namun ia juga bukan seorang penyerang murni karena posisinya yang lebih di belakang. TQ memanfaatkan kreativitasnya yang memang tinggi untuk menciptakan peluang bagi gelandang lain maupun striker rekannya.
Karena perannya, seorang Trequartista bisa disebut sebagai gelandang atau juga penyerang sekaligus. Di dalam Football Manager, TQ diberi instruksi untuk 'roaming' dan akan selalu mencari ruang kosong bahkan lebih daripada yang dilakukan seorang Advanced Playmaker. Dengan pemain yang tepat, ini bisa menjadi role yang mematikan. TQ juga menjadi role kunci dengan menjadi 'penyerang bayangan' dalam formasi 4-6-0 seperti yang dilakoni oleh Francesco Totti di AS Roma. Satu hal yang harus diperhatikan adalah bahwa seorang TQ biasanya hampir tak akan membantu pertahanan timnya kala bertahan.

Atribut Kunci : Creativity, Off The Ball, Passing, Technique, Flair, First Touch, Anticipation, Decisions, Dribbling, Teamwork


4. Inside Forward


Berbeda dengan versi AML/R-nya, Inside Forward versi AMC adalah penyerang yang dimundurkan posisinya. Ia tidak perlu memotong dari pinggir karena ia berangkat sudah dari posisi ini. Contoh jelas role ini adalah di dalam formasi 4-4-1-1, satu pemain di belakang striker biasanya diberikan role Inside Forward yang klasik. Ia akan bergerak (roam)lebih banyak dari seorang Attacking Midfield normal, tetapi sebenarnya jelas ia adalah seorang penyerang yang dimundurkan posisinya. Oleh karena itu ia butuh atribut seorang penyerang seperti Finishing, Composure dan Technique, plus Creativity dan Passing yang baik untuk bisa maju berpartner bersama rekan striker-nya. Role ini mungkin kelihatan seperti seorang Triquartista, bedanya prioritas utama seorang Inside Forward adalah bagaimana mencetak gol; sementara prioritas utama TQ adalah bagaimana merancang peluang gol bagi rekan-rekannya.

Atribut Kunci : Finishing, Composure, Technique, Creativity, Passing, First Touch


sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-attacking-midfield-centre

14 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Pemain Depan

Salah satu yang menarik dari game Football Manager sekarang ini adalah mengenai detil posisi tiap pemain yang cukup menggambarkan kondisi sebenarnya. Pemain di posisi yang sama bisa memainkan peran yang berbeda sesuai atribut pemain dan kebutuhan tim. Berdasarkan penjelasan di situs fmunity.com, mari kita bahas masing-masing posisi tersebut, dimulai dari posisi paling depan, yaitu striker. Peran Striker atau Forward dibagi sebagai berikut :


1. Deep Lying Forward (DLF)

Deep-lying Forward cenderung untuk mundur ke lini tengah untuk menjemput bola, dan kemudian mendistribusikan kembali ke rekannya yang bermain di belakang dia, atau mencoba menahan bola sampai rekan-rekannya bisa bergerak maju ke depannya. Role ini sangat berguna baik kala diterapkan pada striker tunggal maupun pada salah satu striker. DLF biasanya musti memiliki ketangguhan (atribut strength) yang baik dan sedikit kreatif (creativity). Ia juga harus bisa diharapkan saat peluang mencetak gol datang.
Seperti layaknya Target Man, ia juga cenderung untuk bermain membelakangi gawang lawan (Back to Goal) dan cenderung lebih banyak menggunakan kaki dibandingkan menggunakan tinggi badannya untuk menyundul bola. Biasanya seorang DLF tidak akan mencetak banyak gol, namun sebagai striker tunggal ia bisa menciptakan peluang dan ruang bagi rekannya untuk mencetak gol. Contoh paling gamblang adalah Stéphane Guivarc'h, striker tunggal Perancis saat mereka menjuarai Piala Dunia 1998 atau Teddy Sheringham di tim nasional Inggris saat diduetkan dengan Alan Shearer (akhir dekade 1990-an).

Atribut Kunci : Strength, Creativity, Stamina, Jumping, Heading, First Touch, Long Shots.


2.  Target Man

Target Man adalah penyerang tinggi besar yang bisa ditugaskan untuk menahan bola (hold up ball) atau membelokkan umpan kepada rekan strikernya. Dengan kemampuannya yang istimewa saat meloncat menyundul bola (jumping, heading, strength), ia adalah pemain yang tepat saat ditujukan umpan-umpan lambung. Ia bisa meneror pertahanan lawan dengan keunggulan fisiknya saat umpan silang (crossing) datang. Seorang Target Man tidak perlu menjadi penyerang tertajam di dunia atau mempunyai skil teknik yang memukau. Dengan keistimewaan fisiknya ia bisa membuat pertahanan lawan terbuka dengan menahan bola selama mungkin sampai rekannya yang lebih kreatif datang untuk mencetak gol.
Sebaiknya jangan memberi role Target Man pada seorang striker tunggal, tanpa support yang berada dekat dengannya berarti sia-sia usahanya untuk membuka ruang. Akan jauh lebih efektif jika ia dipasang untuk berduet dengan striker lainnya, terutama dengan Advanced Forward atau Poacher.

Atribut Kunci : Strength, Stamina, Jumping, Heading, First Touch, Anticipation, Bravery, Decisions, Teamwork, Work Rate.


3. Poacher

Poacher adalah salah satu role yang semakin langka untuk bisa ditemukan dalam level atas sepakbola modern. Kenyataanya, sepakbola modern kini lebih 'menghargai' penyerang yang tidak hanya bisa mencetak gol saja tetapi bisa juga membantu rekan gelandangnya, kreatif dan terus bergerak demi menciptakan ruang bagi rekan-rekannya. Sedangkan Poacher hanya bisa melakukan sedikit dari tugas-tugas diatas.
Tugas seorang Poacher memang 'hanya' berkeliaran di sekitar kotak penalti lawan, menciptakan sedikit ruang bagi dirinya sendiri saat menyambut umpan terobosan atau umpan silang demi mencetak gol. Seorang Poacher yang bagus bisa mencetak 30 gol lebih semusimnya, tetapi seluruh tim harus mau 'berkorban' untuknya. Poacher juga selalu membutuhkan partner penyerang, jika tidak maka ia akan 'kesepian' di depan sendirian. Rekan gelandangnya harus banyak mensuplai bola ke kotak penalti untuk menciptakan peluang gol baginya. Seorang Poacher harus 'berdarah dingin', tajam luar biasa saat di depan gawang, punya pergerakan tanpa bola yang brilian dan sangat konsisten.

Atribut Kunci : Composure, Shooting, Off The Ball, Speed, Acceleration, Dribbling, Flair, First Touch, Decisions


4. Advanced Forward

Penyerang jenis ini biasanya sering berdiri sejajar dengan bek lawan terakhir demi mengharapkan umpan terobosan dari rekannya, baik dari gelandang maupun dari partner strikernya. Oleh karena itu ia bisa terisolasi di depan jika tidak dibantu oleh rekan gelandang menyerang atau duetnya sesama penyerang. Advanced Forward biasanya cepat, lumayan bagus dalam skil teknik, dan yang pastinya sangat tajam dalam mencetak gol. Advanced Forward bisa dibilang "Poacher" yang mempunyai skil lebih, ia bisa mundur sedikit jika dibutuhkan untuk memberi tekanan pada centre back lawan ataupun untuk menerima umpan. Advanced Forward diplot untuk menjadi titik fokus bagi rekannya saat menyerang dan diharapkan bisa menjadi top skor bagi timnya. Oleh karena itu ia harus bisa diandalkan dan dapat menangani tekanan dengan baik.

Atribut Kunci : Composure, Shooting, Off The Ball, Speed, Acceleration, Flair, First Touch, Decisions, Creativity, Technique, Dribbling


 5. Complete Forward

Terkadang sebuah tim bisa sangat beruntung saat mendapatkan seorang penyerang yang lengkap; pemain bertubuh tinggi, tangguh saat di udara, cepat, brilian saat membawa bola, dan sekaligus pencetak gol handal. Complete Forward yang serba bisa tak canggung saat diminta menjadi striker tunggal ataupun dipasangkan dengan penyerang lain. Ia bisa bermain membelakangi gawang lawan (back-to-goal) ataupun mencoba 'menempel' bek terakhir lawan guna menyongsong umpan terobosan. Intinya, dengan memberinya role 'Complete Forward' berarti memberinya ijin untuk melakukan apapun yang dirasanya perlu untuk  membantu lini tengah, mencetak gol ataupun memberi assist kepada rekannya.

Atribut Kunci : Strength, Stamina, Composure, Shooting, Off The Ball, Speed, Acceleration, Flair, First Touch, Decisions, Creativity, Technique, Dribbling, Jumping, Heading, Anticipation


6. Defensive Forward

Defensive Forward bisa dikatakan sebagai versi defensif dari 'Deep-Lying Forward'. Ketika sebuah tim bermain melawan musuh yang jauh lebih kuat, maka pertahanan kita akan selalu membutuhkan bantuan ekstra sebanyak mungkin. Salah satu pilihan adalah meminta striker untuk turun sejauh mungkin dan ikut memberi 'pressure' pada lini tengah lawan. Dengan melakukan ini memang serangan tim akan kurang menggigit, namun ini mungkin lebih baik daripada kalah telak dari lawan. Seorang Defensive Forward membutuhkan stamina dan tackling yang cukup baik, dan bersedia bekerja ekstra keras. Jika dimainkan sebagai striker tunggal maka ia membutuhkan bantuan dari rekan gelandangnya untuk menciptakan peluang. Jika dipasangkan dengan striker lain, maka ia akan berusaha keras mensupport rekannya tersebut.

Atribut Kunci : Work rate, Stamina, Shooting, Tackling, Speed, Acceleration


7. Trequarista

Seperti versi AMC-nya, TQ di posisi forward akan banyak bergerak guna menciptakan ruang yang bisa dimanfaatkan rekan-rekannya. Formasi 4-6-0 dari AS Roma misalnya mungkin lebih tepat disebut 4-5-1 dengan Francesco Totti bermain sebagai seorang Trequartista. Trequartista di posisi Forward sekilas hampir sama dengan seorang 'Inside Forward', tetapi bedanya seorang Trequartista lebih memprioritaskan bagaimana menciptakan peluang dan baru mencetak gol ketika peluang itu datang. Sementara bagi seorang Inside Forward adalah kebalikannya.

Atribut kunci : Creativity, Off The Ball, Passing, Technique, Flair, First Touch, Anticipation, Decisions, Dribbling, Teamwork



sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-forward-centre