25 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Defender Right & Left

Di FM, bek sayap terdiri atas dua peran sebagai berikut :


1. Full Back


Pergerakan ke depan (Forward Run) dan dribling Full Back selalu dibatasi. Mereka cenderung untuk mengumpankan bola kembali kepada rekannya yang lebih kreatif di tengah atau di depan. Mereka mungkin maju sesekali untuk mensupport gelandang sayap saat tim sudah menekan lawan sampai dua pertiga lapangan, tetapi selebihnya mereka hanya akan tetap di belakang untuk menjaga serangan balik lawan dari sayap. Full Back mempunyai Strength dan Tackling yang lebih baik dari Wing Back, juga lebih cepat dan gesit dari Centre Back.
Dewasa ini dalam sepakbola modern, seiring dengan mulai tidak dipakainya gelandang sayap murni, peran Wing Back yang lebih menyerang otomatis lebih disukai. Tetapi ini tidak berarti bahwa posisi ini mulai ditinggalkan orang karena tetap penting untuk mempunyai pertahanan yang solid untuk menghadapi lawan yang mempunyai ancaman serangan sayap mematikan.

Atribut Kunci : Strength, Tackling, Speed & Acceleration (rata-rata diatas Centre Back)


2. Wing Back


Wing Back kini semakin bertambah penting dalam sepakbola modern - khususnya dengan mulai ditinggalkannya posisi sayap murni, maka tugas Wing Back-lah sekarang untuk memberikan pilihan serangan dari sayap. Pemain bek kiri/kanan dewasa ini biasanya terkenal mempunyai kecepatan dan crossingnya, mereka bahkan tak akan canggung untuk dimainkan di posisi gelandang kiri/kanan sekalipun. Tetapi bagaimanapun Wing Back adalah tetap bagian dari pertahanan, mereka harus mempunyai insting bertahan yang baik dan kedisiplinan untuk kembali ke posisi awalnya. Karena itu pula maka Wing Back harus mempunyai stamina dan fitness yang prima, kecepatan, visi, passing dan crossing yang baik.

Atribut Kunci : Stamina, Speed & Acceleration, Crossing, Passing (secukupnya), Creativity (secukupnya)



sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-defense-left-right

23 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Defensive Midfield Center

Gelandang Bertahan diharapkan mampu merusak irama permainan lawan, dan menjadi titik awal perpindahan possession. Inilah beberapa tipe gelandang bertahan atau Defensive Midfield Center (DMC) :


1. Defensive Midfielder


Defensive Midfielder sebetulnya adalah gelandan tengah normal (MC) tetapi diposisikan lebih di belakang lini tengah. Peran utamanya adalah  memberikan lapisan ekstra (cover) dan ia juga cenderung akan me-marking pemain lawan yang berada di posisi AMC. Dalam keadaan menyerang ia akan lebih banyak mengumpan bola kembali ke rekannya yang lebih kreatif di sekitarnya dan tidak akan menusuk terlau jauh ke depan meninggalkan posisi awalnya. Hampir semua Defensive Midfielder yang ada  selalu diberikan spesialisasi Deep-Lying Playmaker atau Anchor Man karena sulit untuk menemukan Defensive Midfielder yang bisa memainkan kedua peran dengan kemampuan seimbang.

Atribut Kunci : Marking, Tackling, Positioning, Strength, Stamina, Decisions, Teamwork, Bravery, Determination, Work Rate, Passing, Technique


2. Deep-Lying Playmaker


Deep-Lying Playmaker (DLP) membutuhkan pemain yang mempunyai kreativitas dan passing sangat tinggi. DLP adalah kunci serangan tim yang menerapkannya. Dengan berposisi lebih di belakang, ia lebih leluasa melihat sekelilingnya dan memberikan umpan-umpan manis dan berkualitas kepada gelandang menyerang atau penyerang rekannya. Biasanya dalam setiap taktik yang menerapkan seorang DLP, akan selalu ditaruh seorang DMC lain yang berperan sebagai pemain jangkar (Anchor) walau tidaklah harus selalu demikan. Kombinasi yang terkenal adalah seperti Pirlo-Gattuso di AC Milan atau Vieira-Makelele di final Piala Dunia 2006. Ini mungkin dikarenakan peran utama DLP untuk menjadi pemain yang kreatif akan lebih baik lagi jika dibantu seorang rekan gelandang lain yang berkarakter bertahan.

Atribut Kunci : Creativity, Passing, First Touch, Decisions, Tackling, Positioning, Strength, Stamina, Marking


3. Anchor Man


Ini adalah spesialisasi lain dari DMC. Anchor Man biasanya adalah pemain yang bertubuh besar, kuat, mempunyai atribut centre back yang bagus (marking, tackling, positioning). Ia menjadikan dirinya sebagai lapisan pertama pertahanan tim dan menghadang gelandang menyerang lawan. Anchor man adalah versi yang lebih tradisional dibandingkan DMC,  kadang terkenal pula dengan istilah 'holding midfielder
 atau 'Makelele position'.

Atribut Kunci : Strength, Stamina, Positioning, Tackling, Marking, Decisions, Bravery, Concentration


sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-defensive-midfield-centre

21 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Midfielder Right & Left

Meskipun posisi Midfielder Right & Left ini sudah makin jarang digunakan, namun peran ini adalah salah satu peran yang sangat penting dalam formasi klasik, 4-4-2. Berikut tipe-tipe yang bisa dipilih dalam posisi sayap :


1. Winger

Dalam sepakbola klasik winger selalu bermain di posisi penyerang (penyerang kiri/kanan), tetapi saat ini hampir semua winger bermain di posisi Midfield (ML/R) atau Attacking Midfield (AML/R). Winger biasanya mempunyai kecepatan diatas rata-rata, mempunyai dribling yang bagus dan  selalu mencari peluang untuk melakukan crossing. Walau biasanya lemah dalam skil mental (creativity, positioning, flair, anticipation dll.), tetapi seorang Winger mungkin tidak terlalu membutuhkan itu selama mereka mempunyai kecepatan dan dribling yang mematikan. Dan untuk Winger yang mempunyai intelegensi sepakbola yang baik (skil mental) bisa saja mencetak cukup banyak gol dalam satu musim.

Atribut Kunci : Speed, Acceleration, Dribbling, Technique, Crossing


2. Defensive Winger

Defensive Winger adalah salah satu hasil evolusi taktik sepakbola modern. Terkadang mungkin perlu untuk mengcover sayap dengan pemain yang lebih dari sekedar seorang full back. Atau mungkin tim bermain tanpa full back sama sekali (misal: formasi 3-5-2, 3-4-3 dll.) sehingga perlu support dari lebar lapangan. Untuk itulah lahir role Defensive Winger.
Pada kenyataannya Defensive Winger bermain nyaris seperti seorang full back tetapi diposisikan jauh lebih di depan. Pemain dengan role ini mungkin akan jarang menjadi Man Of The Match, tetapi mereka adalah unsur penting dalam menghadapi pertandingan sulit melawan tim yang yang mempunyai serangan mematikan dari sayap. Biasanya efektif dalam tim yang menerapkan Defensive Line dan Pressing yang tinggi, Defensive Winger akan berusaha merebut bola dan mempertahankannya bagi rekannya yang lebih kreatif. Jika diberikan ijin untuk bergerak lebih menyerang maka ia tetap dapat membuat masalah bagi lawan. Pertama ia tetap akan berusaha merebut bola dan baru setelah itu ia akan mencoba berkonsentrasi untuk menyerang lawan.

Atribut Kunci : Crossing, Team Work, Work Rate, Passing, Tackling, Stamina, Strength, Agression, Decisions


3. Wide Midfielder

Wide midfielder adalah role yang berada di tengah-tengah antara Winger dan Defensive Winger. Tidak secepat seorang Winger dan tidak terlalu bertahan seperti seorang Defensive Winger, Wide Midfielder juga tidak akan menusuk dan menyayat tajam seperti Winger atau melakukan tackle-tackle penting pada bek sayap lawan seperti seorang Defensive Winger. Namun dengan bermodalkan passing dan crossing yang sangat baik, mereka bisa menekan dengan umpan-umpan yang menusuk pertahanan sayap musuh atau langsung kepada rekan penyerang dan menciptakan peluang gol. Saat tim sedang bertahan, Work rate dan skil mental yang baik dari Wide Midfielder akan berguna dalam melakukan tugas defensif.

Atribut Kunci : Crossing (istimewa), Passing (istimewa), Work Rate, Positioning, Team Work, Creativity, Decisions


sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-midfield-left-right

19 November 2011

[FM] Tipe-Tipe Midfielder Center

Sekarang giliran gelandang tengah alias Midfielder Center. Lini ini sangat krusial karena menjadi penghubung semua sisi, depan-belakang, kanan-kiri. Berikut adalah tipe-tipe nya :


1. Central Midfielder

Central Midfielder adalah gelandang tengah standar yang mencoba melakukan segalanya tetapi tidak dengan intensitas melebihi normal. Dengan tugas 'Defend' ia akan diam di posisinya dan berlaku sebagai cover di lini tengah. Dengan tugas 'Attack' ia akan bergerak menusuk ke depan dan membantu serangan. Role Central Midfield tidak terlalu mementingkan pemain yang mempunyai talenta istimewa, tetapi lebih kepada pemain yang mempunyai atribut merata dan bisa melakukan semua tugas dengan baik. Seorang Central Midfielder mungkin tidak punya stamina luar biasa untuk berlari box-to-box, kreativitas seorang playmaker atau ketangguhan seorang ball-winning midfielder: tetapi jika dibutuhkan, ia mungkin bisa melakukan semuanya dengan cukup baik selama waktu yang singkat.


2. Deep-Lying Playmaker

Sama seperti DLP yang menempati posisi DMC, ia akan mundur sedikit ke belakang untuk 'mencari' bola dan ruang, sebelum mencoba mengirim umpan-umpan manis nan mematikan ke daerah lawan. Namun dengan posisi MC yang berada lebih di tengah, yang biasanya merupakan zona sibuk dan padat, maka seorang DLP membutuhkan strength yang lebih tangguh agar dapat turun sedikit mencari ruang kosong sambil ditempel ketat lawan.


3. Ball Winning Midfielder

Ball-Winning Midfielder (BWM) adalah Anchor Man yang berada di posisi MC. Dengan posisi MC yang lebih depan dibanding Anchor Man (DMC), maka butuh skill teknik yang cukup bagi seorang BWM. Lebih merata secara skil dibandingkan Anchor Man, BWM tetap harus tangguh, dapat melakukan tackling, pintar mengambil posisi untuk dirinya, serta ia juga diharapkan dapat melakukan passing yang cukup baik untuk menjaga aliran bola saat timnya menyerang. BWM sangat berguna dalam taktik menyerang ataupun taktik pressing dengan defensive line yang tinggi, saat tim sangat butuh memenangkan duel di daerah lawan dengan cepat.


4. Box-To-Box Midfielder
Tipe gelandang box-to-box sebetulnya sudah merupakan role yang semakin ditinggalkan sepakbola modern. Karena taktik sepakbola modern yang terinci dan mendetail menyulitkan penempatan seorang gelandang box-to-box yang dinamis tanpa henti didalamnya. Box-to-box Midfielder mempunyai stamina yang luar biasa, ia juga dapat memenangkan duel dan berperan layaknya Ball-winning Midfielder, mengacaukan lawan dengan tiba di kotak penalti untuk mencetak gol penting. Skil teknik dan kejeniusan BBM biasanya bukanlah yang utama dan terbaik di dunia, tetapi kerja keras mereka yang luar biasa bukan hanya menjadi 'perisai' tangguh bagi pertahanan tetapi juga dapat menjadi alternatif serangan yang baik. Untuk itulah dalam FM 2010 ini (maap ga update), BBM hanya diberikan satu duty (tugas) yaitu Support, karena secara natural BBM memang role support sejati, terus membantu baik pertahanan maupun penyerangan.


5. Advanced Playmaker

Advanced Playmaker yang berada di posisi MC adalah gelandang playmaker klasik yang mengancam pertahanan lawan menggunakan kreativitasnya dalam menerima dan 'menggunakan' bola demi kepentingan serangan tim. Biasanya Advanced Playmaker membutuhkan seorang gelandang bertahan sebagai partner untuk melapisnya saat ia kehilangan bola karena ia tidak turun terlalu dalam. Ruang adalah kebutuhan utamanya agar ia bisa mengeluarkan 'daya magis'nya. Sedangkan atribut penting dan terutama bagi seorang Advanced Playmaker adalah atribut mental dan teknik. Atribut fisik seperti strength tidaklah terlalu penting baginya, tetapi kecepatan bagi seorang Advanced Playmaker dengan duty Attack akan cukup membantunya saat ia maju berlari ke arah ruang kosong.


17 November 2011

Kekalahan Yang Bagus

Indonesia kembali kalah dari Malaysia, kali ini tim U-23 di partai terakhir fase grup Sea Games. Sebuah partai klasik sarat emosi yang kembali dimenangkan Malaysia dengan skor 1-0. Indonesia gagal membalas kekalahan memalukan di final Piala AFF, dan harus menanggung malu di depan publik GBK yang sangat padat. Namun, segagal itukah timnas U-23 kita? Mari kita telaah.

Sebelum melawan Malaysia, Indonesia telah mendapatkan 3 kemenangan meyakinkan, dan sudah memastikan lolos babak semifinal. Di sisi lain, Malaysia hanya perlu hasil seri atau kalah tipis untuk mengikuti Indonesia lolos ke babak berikutnya. Dalam hal ini, Malaysia masih perlu berjuang demi kompetisi, Indonesia hanya demi gengsi. Ternyata skuad yang dimainkan Rahmad Darmawan pun cukup menarik. Mayoritas pemain yang menjadi starter di 3 partai awal diistirahatkan. Hal ini cukup positif dalam beberapa aspek. Pertama, memberikan waktu istirahat yang cukup kepada pemain-pemain reguler Indonesia. Kedua, memberikan peluang kepada pemain lain untuk merasakan atmosfir pertandingan sesungguhnya. Ketiga, sebagai ujicoba strategi alternatif untuk bekal di pertandingan selanjutnya yang mungkin saja lebih ketat.

Dan hasilnya belum memuaskan. Tapi kekalahan itupun bisa jadi cukup positif. Masih ingat ketika Indonesia menang telak melawan Malaysia di penyisihan Piala AFF lalu kemudian kalah telak di partai paling menentukan? Pengalaman itulah yang bisa terhindar dengan kekalahan ini. Ketika Timnas menang meyakinkan, seringkali para pemain menjadi terlalu percaya diri dan lengah, serta mendorong pihak-pihak lain untuk melakukan ekspos berlebihan, sehingga konsentrasi ke pertandingan jauh berkurang. Kekalahan ini bisa menjadikan pemain timnas lebih waspada dan berhati-hati serta berkonsentrasi penuh dalam menghadapi partai-partai selanjutnya. Kekalahan inipun bisa menjadi bahan kajian strategi supaya Indonesia nantinya menerapkan taktik yang lebih baik.

Tanpa berniat meremehkan Myanmar dan Vietnam, banyak yang memprediksi bahwa Indonesia dan Malaysia akan bertemu lagi di babak final, dan jika itu terjadi, disanalah pertarungan yang sesungguhnya. Indonesia yang menyimpan pemain inti bisa sedikit menyembunyikan kekuatan, dan membaca strategi Malaysia lebih baik. Semoga Indonesia akhirnya meraih medali emas, karena makna emas sepakbola akan lebih dari sekedar peringkat pertama di asia tenggara, namun juga berarti sebuah janji sepakbola Indonesia yang lebih baik di masa depan. Semoga.

[FM] Tipe-Tipe Attacking Midfielder/Forward Right/Left

Tipe-Tipe Pemain Depan dan AMC sudah dibahas, kita lanjutkan ke penjabaran gelandang serang juga, tapi yang bergerak di sayap, atau AM/F R/L. Contoh pemain-pemain yang cocok di posisi ini adalah : Thierry Henry, Cristiano Ronaldo, dan Ryan Giggs. Berikut adalah jenis-jenis nya :


1. Winger

Selayaknya pemain di posisi ML/R, Winger adalah pemain yang selalu melihat peluang untuk bisa berlari dengan bola ke depan. Namun kini dengan posisi AM L/R atau F L/R, skil untuk bertahan berkurang kepentingannya disini. Sekarang lebih penting bagaimana bergerak tanpa bola serta dapat mengantisipasinya dengan baik, dan jika dibutuhkan, mereka bisa menusuk ke dalam kotak penalti untuk menyongsong umpan crossing atau bisa juga berlari melewati pertahanan lawan dan mencetak gol.

Atribut Kunci : Speed, Acceleration, Dribbling, Crossing, Technique, Off The Ball, Anticipation


2. Inside Forward

Alex Ferguson pernah mengatakan bahwa pemain yang menusuk dari lebar lapangan ke tengah lapangan akan jauh lebih berbahaya daripada pemain yang berasal dari tengah dan melebar untuk mencari ruang. Mau buktinya ? Lihat saja Cristiano Ronaldo yang dapat mencetak 42 gol bagi Manchester United pada musim 07/08. Role ini semakin bertambah populer setelah Lionel Messi, Thierry Henry dan Franck Ribery juga terbukti sukses sebagai sayap yang menusuk ke tengah. Inside Forward membutuhkan kecepatan dan skil teknik seperti seorang Winger, ketenangan dan ketajaman seorang striker serta kreativitas yang tinggi. Ketika semua skil ini dapat terpenuhi, maka anda bisa mempunyai seorang Inside Forward yang berbahaya. Apa yang membuat Cristiano Ronaldo menjadi pemain hebat adalah bahwa ia bisa bermain tidak hanya di role ini tetapi juga role Winger klasik karena crossing-nya yang sangat baik. Di dalam Football Manager, seorang Inside Forward dapat membuka pertahanan lawan, tetapi jika kedua sayap bertipe sama maka akan dapat menyebabkan berkurangnya pemanfaatan lebar lapangan. Untuk mengakalinya, dapat digunakan Full Back / Wing Back sebagai bek serang dari sayap seperti yang dilakukan Josep Guardiola di timnya Barcelona.

Atribut Kunci : Speed, Acceleration, Dribbling, Technique, Composure, Creativity, Off The Ball


3. Advanced Playmaker

Versi Advanced Playmaker yang berposisi di sayap ini sebetulnya hampir sama dengan versi MC-nya. Namun, dengan berposisi di sayap menyebabkan pemain membutuhkan kecepatan dan dribbling yang lebih. Dari lebar lapangan, tim akan mencoba mensuplai bola kepada Advanced Playmaker dan ia akan mencoba menggunakan skilnya untuk menciptakan crossing yang akurat. Jika dibutuhkan, ia akan melewati lawannya dahulu sebelum melepaskan umpan tarik, atau ia cukup mengumpan kepada rekannya yang berada di tengah dengan cepat (one-two), atau ia juga bisa mencoba merancang serangan. Role ini bisa dibilang paduan antara Inside Forward dan Winger, dan biasanya diberikan kepada pemain luar biasa kreatif yang dapat bermain di sayap serta bisa menyulitkan full back sekaligus centre back lawan.

Atribut Kunci : Creativity, Passing, Dribbling, Crossing, Speed, Acceleration


4. Defensive Winger

Sangat mirip dengan versi ML/R nya, sang Defensive Winger akan berusaha membuat full back lawan selalu dalam tekanan. Akan tetapi dengan posisinya yang berada lebih di depan menyebabkan ia perlu dilengkapi dengan skil teknik, crossing, dribbling dan kreativitas yang lebih tinggi. Peran utamanya adalah tetap menyulitkan pergerakan full back lawan, namun jika ia mendapatkan ruang bebas maka ia baru menggunakannya sebaik mungkin demi serangan.
Sebetulnya role Defensive Winger adalah merupakan evolusi taktik modern yang sulit, tanpa ada pemain yang memerankan role ini secara terus menerus sepanjang musim. Role ini dianggap hanya sebagai role sementara saja dan biasanya dipakai hanya jika tim membutuhkan cover ekstra di sayap. Pengalaman saya sendiri dengan role ini adalah cukup sukses diterapkan saat melawan tim yang mempunyai gelandang dan bek sayap berbahaya. Dengan pemain yang tepat, maka tim yang menggantungkan serangan mereka dari sayap setidaknya dapat kita redam.

Atribut Kunci : Team Work, Work Rate, Stamina, Crossing, Strength, Agression, Decisions, Technique (sedang), Dribbling  (sedang), Creativity  (sedang)


sumber : http://fmunity.com/content/player-role-fm-2010-attacking-midfieldforward-leftright

16 November 2011

[FM2012] (Mungkin) Wonderkids



Berikut adalah beberapa nama yang berusia muda dan bisa diandalkan di FM 2012. Tidak semua pemain nantinya akan menjadi pemain yang sangat hebat kelas dunia, karena pemain-pemain ini juga referensi yang bisa dibeli ketika memainkan tim yang tidak besar. Semoga Bermanfaat.

Goalkeepers
Koval, Maksym (18) - Dinamo Kyiv [UKR]
Courtois, Thibaut (19) - Chelsea [BEL]
Matthews, Liam (16) - Cardiff [WAL]
De Gea, David (20) - Man Utd [ESP]
Renan (20) - Corinthians [BRA]
Boucher, Zacharie (19) - Havre [FRA]
Aréola, Alphonse (18) - PSG [FRA]
Grimes, Eric (16) - Leeds [IRL]
Delac, Matej (19) - Chelsea [CRO]

Defenders
Jones, Phil (19) - Man Utd [ENG]
Gimpel, Monty (17) - Leeds [GER]
Hugo Mallo (20) - Celta [ESP]
Robinson, Jack (17) - Liverpool [ENG]
Wilson, Danny (19) - Liverpool [SCO]
Clyne, Nathaniel (20) - Crystal Palace [ENG]
Sorensen, Frederik (19) - Juventus [DEN]
Varane, Raphaël (18) - R. Madrid [FRA]
Matthews, Adam (19) - Celtic [WAL]
Miquel, Ignasi (18) - Arsenal [ESP]
Papadopoulos, Kyriakos (19) - Schalke [GRE]
Caulker, Steven (19) - Tottenham [ENG]
Dyrestam, Mikael (19) - IFK Goteborg [SWE]
Nuno Reis (20) - Sporting [POR]
Vrsaljko, Sime (19) - Dinamo Zagreb [CRO]
Bell, Stefan (20) - Frankfurt [GER]
Coates, Sebastian (20) - Nacional [URU]
Boilesen, Nicolai (18) - Ajax [DEN]
O'Brien, Mark (18) - Derby [IRL]
Lascelles, Jamaal (17) - Nottingham Forest [ENG]
Dunk, Lewis (19) - Brighton [ENG]
Holden, Darren (17) - Hartepool [ENG]
Flanagan, John (18) - Liverpool [ENG]
Chalobah, Nathaniel (16) - Chelsea [SLE]
Musacchio, Mateo (20) - Villareal [ARG]

Midfielders
Sterling, Raheem (16) - Liverpool [ENG]
Casemiro (19) - Sao Paulo [BRA]
Kebbie, Elliott (16) - Barcelona [ENG]
Draxler, Julian (17) - Schalke [GER]
Pogba, Paul (18) - Man Utd [FRA]
Borysiuk, Ariel (20) - Legia [POL]
Morrison, Ravel (18) - Man Utd [ENG]
Lanzini, Manuel (18) - River [ARG]
Mats Møller Dæhlie (16) - Man Utd [NOR]
Alaba, David (19) - Bayern Munich [AUT]
Eriksen, Christian (19) - Ajax [DEN]
Fetfatzidis, Ioannis (20) - Olympiakos [GRE]
Yaisien, Abdallah (17) - PSG [FRA]
Uysal, Necip (20) - Besiktas [TUR]
Ignjovski, Aleksandar (20) - Werder [SRB]
Barkley, Ross (17) - Everton [ENG]
Thiago Alcântara (20) - Barcelona [ESP]
De Bruyne, Kevin (20) - Genk [BEL]
Caskey, Jake (17) - Brighton [ENG]
Wijnaldum, Georginio (20) - PSV [NED]
Miyaichi, Ryo (18) - Arsenal [JPN]
Suarez, Denis (16) - Man City [ESP]
Lamela, Erik (19) - Roma [ARG]
Kovacic, Mateo (17) - Dinamo Zagreb [CRO]
Stewart, Cameron (20) - Man Utd [ENG]
Hazard, Eden (20) - Lille [BEL]
Shaqiri, Xherdan (19) - Basel [SWI]
Jacobs, Michael (19) - Northampton [ENG]
Pekalski, Ivo (20) - Malmo FF [SWE]
Babunski, David (17) - Barcelona [MKD]
Demirci, Muhammed (16) - Besiktas [TUR]
Avramovski, Daniel (16) - FK Rabotnicki [MKD]
Danilo Pereira (19) - Parma [POR]
Isco (19) - Malaga [ESP]
Götze, Mario (19) - Dortmund ]GER]
Jano Ananidze (18) - Spartak Moscow [GEO]
Muniain, Iker (18) - Athletic [ESP]
Usami, Takashi (19) - Gamba Osaka [JPN]
Zambrano, Josmar (18) - Tenerife [VEN]
Henriksen, Markus (19) - Rosenborg [NOR]
Rodríguez, James (20) - Porto [COL]
Oxlade-Chamberlain, Alex (17) - Arsenal [ENG]
Douglas Costa (20) - Shakhtar [BRA]
Najar, Andy (18) - DC United [HON]
Kadrii, Bashkim (20) - OB [DEN]
Griezmann, Antoine (20) - R. Sociedad [FRA]
Prikryl, Tomáš (19) - Sigma Olomouc [CZE]
Kenia, Levan (20) - Schalke [GEO]
Skrabb, Simon (16) - Jaro [FIN]
Redmond, Nathan (17) - Birmingham [ENG]
Carrillo, André (20) - Sporting [PER]
Luongo, Massimo (18) - Tottenham [AUS]
Kelvin (18) - Porto [BRA]
Oliveira, Sérgio (19) - Porto [POR]
Zidane, Enzo (16) - R. Madrid [FRA]
Ralls, Joe (17) - Cardiff [WAL]
Fleck, John (19) - Rangers [SCO]
Milanov, Georgi (19) - Litex [BUL]
Ayoub, Yassine (17) - Utrecht [NED]
McEachran, Josh (18) - Chelsea [ENG]
Maniani, Oktovianus (20) - Sriwijaya FC [IDN]
Guilavogui, Josuha (20) - AS Saint-Ettiene [FRA]

Attackers
Mcintosh, Leighton (18) - Dundee [SCO]
Torres, Erick (18) - Chivas [MEX]
King, Joshua (19) - Man Utd [NOR]
Mlapa, Peniel (20) - Hoffenheim [GER]
Alcácer, Paco (17) - Valencia [ESP]
Luis Muriel (20) - Udinese [COL]
Abeid, Mehdi (18) - Newcastle [FRA]
Guidetti, John (19) - Twente [SWE]
Sanogo, Yaya (18) - Auxerre [FRA]
Coulibaly, Souleymane (16) - Tottenham [CIV]
Araujo, Sergio (19) - Boca [ARG]
Lukaku, Romelu (18) - Chelsea [BEL]
Tosun, Cenk (20) - Gazientepspor [TUR]
Iturbe, Juan Manuel (18) - Porto [ARG]
Trajkovski, Aleksandar (18) - Zulte Waregem [MKD]
Yesil, Samed (17) - Leverkusen [GER]
Ben Khalifa, Nassim (19) - Wolfsburg [SWI]
Rubio, Diego (18) - Sporting [CHI]
Babunski, Dorian (17) - R. Madrid [MKD]
Bijev, Villyan (18) - Liverpool [USA]
Boakye, Richmond (18) - Genoa [GHA]
Mwanga, Danny (20) - Philadelphia Union [CGO]
Neymar (19) - Santos [BRA]
Šitum, Mario (19) - Dinamo Zagreb [CRO]
Zohore, Kenneth (17) - Copenhagen [DEN]
Yakovlev, Pavel (20) - Spartak Moscow [RUS]
Oliveira, Nélson (20) - Benfica [POR]
Serderov, Serder (17) - CSKA Moscow [RUS]
Garcia, Santiago (20) - Atletico Paranaense [URU]
Rodrigo Moreno (20) - Benfica [ESP]
Wickham, Connor (18) - Sunderland [ENG]
Nastasie, Ionut (19) - Steaua [ROM]
Niang, M'Baye (16) - Caen [FRA]
Vukusic, Ante (19) - Hajduk [CRO]
Zaha, Wilfried (18) - Crystal Palace [ENG]
Balotelli, Mario (20) - Man City [ITA]
Babacar, Khouma (18) - Fiorentina [SEN]
Kane, Harry (18) - Tottenham [ENG]
Džoni, Ivan Jakov (17) - Hajduk [CRO]
João Reis (19) - Louletano [POR]
Ibe, Jordan (15) - Wycombe [ENG]
Moses, Victor (20) - Wigan [ENG]
Bojan (20) - Roma [ESP]
Vermansyah, Andik (19) - Persebaya 1927 [IDN]
Bueno, Marco (17) - Liverpool [MEX]
Jennings, Dale (18) - Bayern Munich [ENG]
Castaignos, Luc (18) - Inter [NED]



Dirangkum dari berbagai sumber.